Kekuatan Fungsi Sosial BMT Berpotensi Menangani Dampak Covid-19

Jakarta, KNEKS – Baitul Maal wat Tamwil (BMT) diharapkan dapat meningkatkan fungsi sosialnya, terlebih saat pandemi virus Corona (Covid-19) seperti sekarang. Diperlukan serangkaian strategi untuk memaksimalkan baitul maal di BMT.

Ahmad Juwaini (Direktur Keuangan Inklusif, Dana Sosial Keagamaan, dan Keuangan Mikro Syariah KNEKS) mengatakan tantangan BMT dalam menjalankan fungsi baitul maal adalah bagaimana cara menghimpun zakat, infak,sedekah, dan wakaf (ZISWaf).

Menurut Juwaini, BMT perlu menunjukkan prestasi pengelolaan ZISWaf yang baik di mata masyarakat. Dengan begitu masyarakat akan percaya untuk menyalurkan ZISWaf-nya melalui BMT. Selain itu, program yang bagus juga bisa meningkatkan aliran ZISWaf dari masyarakat ke BMT.

“Di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, akan menjadi penting bagi BMT dalam meningkatkan dan menguatkan fungsi pengelolaan ZISWaf-nya. Hal ini dapat membantu anggota atau nasabah yang terdampak pandemi Covid-19,” imbuh Juwaini, saat sambutan Sharia Micro Business Forum yang diselenggarakan Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (Pinbuk) dan KNEKS, Sabtu (2/5).

Sementara itu Pristiyanto (Kepala Bidang Literasi dan Penumbuhan Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS)/Unit Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (USPPS) Kementerian Koperasi & UKM) mengatakan pendayagunaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) di BMT sangat penting di tengah wabah saat ini, dimana kebutuhan sedang sangat tinggi.

Pemerintah memberikan bermacam program bantuan kepada masyarakat. “Namun situasi di masyarakat butuh kecepatan akses, sehingga alternatif pendekatan lokal (ZISWaf) sangat penting,” jelas Pristiyanto.

Ketua BMT el-Dana Manfaat Yayat Nurhidayat menyampaikan perlu terobosan dalam pengelolaan ZISWaf di BMT agar mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Caranya dengan cara memanfaatkan dunia digital, khususnya media sosial. Ia memberikan tips berkampanye di media sosial.

Tipsnya adalah tentukan visi yang jelas, buat tim yang solid (content creator, advertising, customer service), kampanye lembaga sosial, kolaborasi dengan lembaga sosial, dan adaptif dengan perubahan kondisi sosial terkini. “Kampanye program sosial Baitul Maal BMT di media sosial terbilang sangat efektif.” lanjut Yayat menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Paryanto selaku Manajer Baitul Maal BMT Beringharjo, menyimpukan bahwa baitul maal BMT berfungsi melakukan kepeloporan dalam kebaikan yang kemudian dijadikan sebagai visi dari Baitul Maal BMT Beringharjo, yaitu menjadi lembaga pendorong kepeloporan wirausahawan.

Ahmad menyontohkan empat misi yang diusung oleh Baitul Maal BMT Beringharjo, yaitu mendorong pengusaha saling mendukung pemberdayaan mustahik, menguatkan sinergitas di antara para wirausahawan, melahirkan wirausahawan baru, dan menguatkan lembaga.

“Baitul maal tidak hanya sebagai lembaga sosialnya BMT saja, tapi juga sebagai lembaga yang bisa saling mendukung dengan baitul tamwil-nya.” pungkas Ahmad.

Penulis: Andika, Aldi, Yodi
Redaktur Pelaksana: Iqbal

 

Sumber: knks.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *