Uncategorized

Lokakarya Nasional BMT 2026 Berlangsung Sukses, Tegaskan Transformasi Digital Dan Lahirkan Ketua Baru ABSINDO

Lokakarya Nasional Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Indonesia Tahun 2026 sukses diselenggarakan di Hotel Burza Yogyakarta pada 17–18 April 2026.

Mengusung tema “Penguatan Kelembagaan dan Transformasi BMT untuk Kemandirian Ekonomi Umat”, kegiatan ini diikuti sekitar 160 peserta, dengan 127 peserta utama yang berasal dari 14 provinsi di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mempertemukan pemerintah, asosiasi, praktisi, dan pelaku BMT untuk memperkuat arah gerakan nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan penguatan kelembagaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan secara resmi yang berlangsung khidmat, meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan, serta sambutan dari para pemangku kepentingan.

Direktur PINBUK Indonesia Dr. H. Aslichan Burhan, M.M. dalam pengantar lokakarya menegaskan pentingnya adaptasi BMT terhadap perkembangan zaman.

“BMT lahir sebagai gerakan pemberdayaan ekonomi umat. Namun di era digital saat ini, BMT harus beradaptasi agar tidak tertinggal oleh perubahan,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa forum ini menjadi momentum strategis untuk menyusun arah ke depan.

“Lokakarya ini menjadi momentum untuk merumuskan langkah strategis, memperkuat tata kelola, dan mengakselerasi transformasi digital BMT,” ujarnya.

Sedang Ketua Umum INKOPSYAH BMT KH Abdul Majid Umar, M.M. dalam sambutan mengingatkan pentingnya menjaga nilai dasar koperasi syariah di tengah tantangan global.

“Dalam kondisi apa pun, koperasi harus tetap hidup dengan menjunjung tinggi nilai keadilan dan prinsip syariah,” pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan BMT bertumpu pada anggota.

“Kekuatan BMT ada pada anggota. Dimulai dari data yang valid, kita bisa membangun kekuatan besar secara bertahap,” tandasnya.

Puncak pembukaan diisi dengan keynote speech Menteri Koperasi RI yang diwakili oleh Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi, S.H., M.M., yang menegaskan posisi strategis BMT dalam ekonomi nasional.

“BMT memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjangkau sektor mikro dan memperkuat kemandirian ekonomi umat,” terangnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transformasi digital sebagai keniscayaan. “Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar BMT tetap kompetitif dan relevan,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Sun King Asia Pacific, INKOPSYAH BMT, dan BMT IDN Jakarta dalam pengembangan distribusi energi surya, serta kerja sama pilot project dengan BMT UGT Nusantara dan BMT ITQAN.

Kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang dimoderatori oleh Prof. Dr. Oyong Lisa dan menghadirkan sejumlah tokoh ekonomi syariah nasional.

Direktur KNEKS KH. Sholahudin Al Ayyubi menegaskan pentingnya integritas dalam pengelolaan BMT.

“Integritas adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan keberlanjutan BMT,” tegasnya.

Sedang Ketua Umum PBMT Indonesia Dra Hj Mursyida Rambe menekankan pentingnya integrasi fungsi sosial dan bisnis.

“BMT harus mengintegrasikan fungsi maal dan tamwil agar mampu bertahan sekaligus memberi dampak sosial,” terangnya.

Sementara itu, KH Abdul Majid Umar kembali menegaskan bahwa transformasi tidak boleh menghilangkan kedekatan dengan anggota.

“Dengan semangat digital, produktif, dan militan, BMT harus terus bergerak dan tidak boleh tertinggal,” harapnya.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Gala Dinner & Business Gathering yang menghadirkan mitra strategis seperti LPDB-KUMKM, Pusat Investasi Pemerintah (PIP), BPDLH, Sun King Asia Pacific, dan CLIK Kredit Biro.

Forum ini menjadi ruang kolaborasi untuk membuka peluang kerja sama dalam pembiayaan, investasi, serta pengembangan ekosistem usaha berbasis komunitas.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan aktivitas spiritual, dilanjutkan dengan Diklat Artificial Intelligence (AI) sebagai upaya peningkatan kapasitas SDM BMT dalam menghadapi era digital.

Secara paralel, dilaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) INKOPSYAH BMT yang membahas laporan pertanggungjawaban dan rencana kerja organisasi. Kegiatan juga diisi dengan sharing session mengenai praktik terbaik sinergi BMT dengan koperasi desa/kelurahan.

Rangkaian kegiatan ditutup melalui Kongres Nasional BMT Indonesia dalam Sidang Pleno ABSINDO. Forum ini menghasilkan keputusan strategis organisasi sekaligus menetapkan kepemimpinan baru.

Melalui proses sidang pleno, Adhy Suryadi dari BMT Itqan terpilih sebagai Ketua Umum ABSINDO masa bakti 2026–2030.

Lokakarya Nasional BMT 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi, arah kebijakan, dan langkah konkret pengembangan BMT di Indonesia.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, BMT diharapkan semakin mampu menjadi lembaga keuangan mikro syariah yang profesional, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus tetap berkomitmen pada pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.

  • Penulis: (*)
  • Editor: L Sukamta

https://www.wartakita.org/lokakarya-nasional-bmt-2026-berlangsung-sukses-tegaskan-transformasi-digital-dan-lahirkan-ketua-baru-absindo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *